SUARA KAUM PRIBUMI WEST PAPUA (MELANESIA)

Self Determination "

SENGSARA DAN TEKUN ADALAH JALAN UNTUK SEKSES, TIDAK PEDULI KATA PENJAJAH

1 Komentar

MY IMAGE

MY IMAGE

Ya….!!! Tuhan hatiku ini paling sakit.ungkapan Kata oleh NKRI Nasaklitamik, yellowmen, orang kuning, ciri-cirinya ; kulit kuning, hidung pesek.
itu, terlalu menusuk kedalaman batin. Tuhan, kenapa tanah leluhur ini, dan semua yang aktivis KNPB bangun dengan penuh sederhana, apa adanya, selama tahun berjalan, mereka nilai dengan harta yang tak pernah sama sekali terlintas dalam lembaran hidup ini. Tuhan apakah umat pernah menjerit harta. Pejabat melihat kami sendiri dalam penderitaan rakyat , di jalan-jalan yang kelam kami lalui dengan tangis jalanan. Tidak pernah kami menjual perjuangan dan keyakinan kami demi keselamatan umat manusia papua , tapi di setiap tangis jalanan yang kami lalui kami membagi kebenaran tulus dan kami korbankan masa depan demi keyakinan KNPB dalam perjuangan.

mata indonesia rupiah

mata indonesia rupiah

Komite Nasional Papua Barat (KNPB) bukan penghamba uang, seperti yang NKRI nilai. Kami tidak berjuang dan mencintai demi uang. Kami mencintai rakyat seperti kami mencintai tanah air kita. Tanah air yang berharga dan bermartabat. Kami mencintainya bukan karena kekayaan yang gampang dijual beli orang, tapi karena tanah leluhur adalah milik pusaka kami rakyat pribumi west papua, martabat kami, harga diri Kami bukan pengemis yang berdiri di barisan penghianat. Bukan…! bUkan…! kami tidak relah menikmati uang darah rakyat demi kemakmuran kami, seperti yang dilakukan sanak-saudari kami yang lain.


NKRI harus tahu, keyakinan kami rakyat pribumi west papua adalah harta yang paling mahal. Kami aktivis KNPB rela miskin, dan mati terhormat demi keyakinan kami. Tiada yang lebih berharga dalam dunia ini selain Papua Merdeka. Kami tidak butuh yang lain, kami hanya butuh mengembalikan kedaulatan hak pribumi bangsa west papua , nafas stiap hari, tulus kasimu seperti mama tanah yang memeluk kami erat dari terkaman penjajah. Bukan kebahagiaan, bukan harta dunia, bukan hawa nafsu dan segalanya yang bisa didapat dengan uang. Bukan…bukan…bukan… pleasseeeeee……………
1. Aku bukan generasi sebatas pandang tapi aku generasi tembus pandang alias mata elang
2. Aku anak tanah aku bukan anak uang tanah
3. Aku anak papua tetap papua
4. Kami rakyat Pribumi tetap Rakyat bangsa papua barat -Melanesia

Kami Bangsa Papua Bukan Seperti Bangsa Indomelayu
Berkembangnya bangsa Indonesia, majunya bangsa Indonesia, moderennya bangsa Indonesia hanya sebatas harta dan penampilan, tapi sesungguhnya pikirannya sangat rendah bahkan lebih rendah dari dasar laut.
Kekerasan adalah salah satu cara colonial untuk mengambil kekuasaan dari bangsa yang mau di jajah.

Generasi papua barat sekarang berada di persimpangan jalan, mereka binggung arah mana yang harus mereka lalui karena ada
1. Jalan Ambon
2. Jalan Batak.
3. Jalan Sulawesi
4. Jalan jawa
5. Jalan Melanesia
Itu sebabnya mereka sangat butuh figure utama yang timbul dari akar rumput dan menunjukkan pada mereka arah yang lurus dan tepat untuk menuju sampai ke tempat tujuan seperti marthen luter king, Nelson Mandela, Kofianan dan barac Obama.

DOA SEORANG ANAK YATIM PIATU:

Ya Tuhan, kini aku baru aja berusia enam tahun, tapi mengapa begitu secepatnya kau mengabil kedua orangtuaku.?
Ya Tuhan, kini aku aku beranjak remaja, aku sadar, bahwa tanahku telah biarkan di rampas orang Indonesia ,Ya Tuhan kini Aku dewasa, aku menyaksikan dengan mata kepala ku sendiri, bangsa ku kinni;
Dibunuh
Distigma
Diculik
Ditindas
Dihina
Dikculikan
Dilecehkan
Dipukul dengan panta senjata
Di tembak dengan gas air mata
Diracuni
Dan akhirnya mengalami pemusnahan etnis
Ya Tuhan dimana kah keadilanmu?
Ya Tuhan dimana kah pengasihanmu ?
Ya Tuhan dimana kah pertolonganmu ?
Ya Tuhan …..
Disini di pantaiku
Disini di pulauku
Disini di pesisirku
Disini di lembahku
Disini di gunungku
Disini di hutanku
Disini di kampungku
Disini di kotaku .
Aku tetap menunggu dan menunggu di disini sampai keadilan –mu terbit atasku, atas bangsa ku, atas negeriku amen.
berfikir sendiri.

Almarhum, Tn.M.Mako Tabuni dan n.Martinus Yohame

Almarhum, Tn.M.Mako Tabuni dan n.Martinus Yohame

Memang betul orang cakap jauh perjalanan luas pemandangan lebih pengalaman. Kita takkan boleh duduk dalam kelompok yang kita suka. Susah kalau hidup mengamalkan konsep “kita-kita” saja. Sampai bila pun takkan tahu realiti kehidupan orang lain. 10 – 20 tahun lagi adakah kita akan duduk dalam kelompok yang sama? Mustahil ! Bila waktu belajar komunitinya macam ini, sudah bekerjanya masyarakatnya pula begini dan bila ada keluarga dan anak-anak lain pula cara hidupnya. Jumpa dengan pelbagai orang itu buat kita boleh membiasakan diri bila pergi ke mana-mana tempat kelak. Aku sendiri masih tak puas lagi mencari tempat baru untuk dijelajah. masyarakat lain untuk dipelajari cara kehidupa dalam perjuangan mereka.

KATA-KATA BIJAK PERSAHABATAN

foto Aktivis KNPB

foto Aktivis KNPB

Dalam persahabatan yang tanpa kata, segala pikiran, harapan dan keinginan terungkap dan terangkum bersama – menyimpan keutuhan. Ketika tiba saat perpisahan, jangan kalian berduka, sebab apa yang kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih cemerlang dari kejauhan – seperti gunung yang tampak lebih agung terlihat dari padang dan daratan. Jangan ada tujuan lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa. Karena cinta kasih yang masih mengandung pamrih hanyalah jaring yang ditebarkan ke udara – hanya menangkap kekosongan semata.
Persahabatan adalah hal tersulit untuk dijelaskan di dunia ini. Dan, ini bukan soal apa yang anda pelajari di sekolah tetapi ini kisah pahit yang sudah mengalami dalam arena juang

Salam bagimu , bagi yang mambaca artikel ini.
Salammmmmmmmmmmmm revolusiiiiiiiiiii papua merdeka…………………………………..
By yehekiel kossay

Penulis: ekelkossay

Aku papua tetap papua

One thought on “SENGSARA DAN TEKUN ADALAH JALAN UNTUK SEKSES, TIDAK PEDULI KATA PENJAJAH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s